Sabtu, 06 September 2014

[BUKAN REVIEW] Sabtu Bersama Bapak.


Sawadee Krap!
Kali ini gue mau membahas atau bahasa gaulnya mereview (sebenernya bukan review juga sih) salah satu novel karya kang Adhitya Mulya yang terbaru judulnya Sabtu Bersama Bapak. Dari judulnya nampak seperti buku parenting, cara cara mengasuh anak, bagaimana cara menjadi bapak, bagaimana cara membesarkan anak, tapi bukan itu, novel ini ada ceritanya. Cerita yang luar biasa.


Novel ini bercerita tentang keluarga Gunawan Garnida dan ibu Itje serta dua orang putranya bernama Satya dan Cakra. Di dalam novel ini dikasahkan bapak Gunawan yang umurnya sudah tidak lama lagi membuat serangkaian video yang berisi nasehat nasehat serta pelajaran dari Pak Gunawan  untuk kedua Putranya, untuk mendamping mereka tumbuh dewasa bersama Bapak. Setiap hari sabtu ibu Itje, Satya dan Cakra selalu menonton video bapak, dari kecil sampai tumbuh dewasa setiap minggunya selalu sabtu bersama bapak.

Jenius, novel ini menjadi salah satu novel yang gue suka banget. Jujur, awalnya gue kurang tertarik dengan judul buku ini, sampai akhirnya gue baca di goodreads ternyata novel sabtu bersama bapak ini bertaburan bintang, banyak orang yang merekomendasikan untuk membaca buku ini, sampai akhirnya ketika gue iseng maen ke Gramedia Grage Mall Cirebon yang awalnya mau beli Allegiant akhirnya gue memutuskan buat beli Sabtu Bersama Bapak dan menunda beli Allegiant. sungguh keputusan yang tidak salah, gue belajar banyak di buku sabtu bersama bapak, apalagi ceritanya cakra dengan segala masalahnya. Buku ini sangat cocok dibaca oleh semua kalangan, mulai dari orang tua, calon orang tua, yang bentar lagi mau menikah, masih pacaran, jo*m*blo, dan kamu anak dari orangtuamu.

Banyak pesan yang bisa kita ambil dari novel ini, tentang hidup dan segala masalahnya. Tentang bagaimana perjuangan seorang pemuda mencari cinta, tentang pria yang belajar menjadi suami dan bapak yang baik, tentang bagaimana orang tua mengasuh anaknya hingga tumbuh dewasa dan sukses. Bagi kalian yang dibesarkan oleh keluarga yang utuh, ibu dan bapak kalian masih ada, bersyukurlah dan jangan sia-siakan kesempatan itu, buat mereka bangga, kita sebagai anak kelak akan menjadi orang tua dari anak-anak kita. 

Setelah membaca novel ini, gue yang tadinya terlalu keras kepala kalau lagi bete sekali ngomong serumah denger semua bahkan tetangga juga bisa denger, sekarang gue mulai belajar mengontrol emosi, mungkin tanpa sadar gue pernah melukai hati mereka (orang tua gue), gue yang memang terlalu "malu" buat minta maaf secara langsung kepada orangtua gue, gue jarang bilang "maaf / i love you" kepada orang tua gue secara langsung, tapi gue sebisa mungkin menunjukannya lewat tindakan kalau gue cinta dan sayang mereka, orang tua gue yangg sudah membesarkan gue sampai sekarang, walaupun sekarang gue belum menjadi apa-apa, masih menjadi tanggungan orang tua untuk membiayai hidup gue. gue yakin semua anak di dunia pasti akan berusaha dan ingin membahagiakan orang tuanya, termasuk lo yang baca postingan ini.

Pokoknya Novel ini:
~~~~RECOMMENDED~~~~

4 komentar:

  1. Review kamu jadi membuat aku pengen juga baca novel ini. masukin list buku yg mau dibeli ah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. rekomen banget novel ini, apalagi buat cowok :)

      Hapus
  2. Hihihih iya bagus nih.. Mirip-mirip For One More Day-nya Mitch Albom, tapi beda sih. Tapi mirip. Apasih gue. Pokoknya gitu deh. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, belum baca yang itu, tapi kayaknya bagus, ntar coba dicari dah :)

      Hapus