Senin, 30 Juni 2014

Hati-Hati Memilih Jurusan Saat Kuliah

Sebentar lagi tahun ajaran baru dimulai, gak kerasa gue udah mau semester 3 aja padahal baru kemaren gue pake baju putih item pas ospek, ketemu tatib gemes pas ospek, dan sebentar lagi gue akan melihat maba maba lucu atau jadi maba lucu (lagi).

Kok jadi maba lucu lagi?
Ikut ujian lagi lo?
Ngapain?
Bentar, Jawabannya bakal gue tulis dibawah.  itu semua ada hubungannya sama judul postingan gue kali ini. "hati-hati memilih jurusan saat kuliah"
Tanggal 3 Juli nanti gue akan melaksanakan ujian akhir semester genap, itu artinya gue bakalan naik ke semester 3 #yaiyalah. sejujurnya, selama 2 semester ini gue agak kurang menikmati proses belajar gue disini, bukan karena gue kuliah di unsoed, tapi karena entah kenapa gue merasa kalo gue itu merasa salah ambil jurusan. hiks. fyi, gue kuliah di jurusan Ilmu Administrasi Negara.

Kok lo bisa-bisanya pilih Ilmu Administrasi Negara?
gue pilih jurusan ini sebenernya karena cari aman pas tes sbmptn tahun lalu, sebelumnya gue sama sekali enggak tau apa itu Ilmu Administrasi Negara, apa aja yang dipelajarin, kuliahnya gimana aja, yang ada di otak gue saat itu adalah gimana caranya biar gue bisa keterima di universitas negri. ini adalah kesalahan terbodoh gue tahun lalu. sungguh.

Disini gue bukan mau jelek-jelekin jurusan gue atau apalah, tapi cuman mau share masalah ketika pemilihan jurusan kuliah. emang sih ketika kita terjun ke dunia kerja, kadang pekerjaan yang kita dapet belum tentu sesuai dengan jurusan kita saat kuliah, kasus kayak gini udah banyak banget. Tapi, seenggaknya kalau kita kuliah di jurusan yang benar-benar kita suka, proses selama 4tahun itu akan berjalan sangat menyenangkan (kayaknya) daripada dijurusan yang enggak lo banget.

untuk itu, gue mau sedikit kasih tau hal hal yang mungkin bisa dipertimbangkan ketika memilih jurusan saat kuliah berdasarkan apa yang gue rasa selama ini:

1.   Passion
     Passion adalah pertimbangan paling penting kalo menurut gue. do what you love and love what you do. karena kalo kita sudah melakukan hal yang kita suka maka kita tidak akan menganggap hal tersebut sebagai suatu beban. misalkan, kita mendapat tugas membuat film pendek oleh guru kita, bagi orang-orang yang tidak menyukai proses pembuatan film yang cenderung ribet dan lama, pasti akan mengaggap hal ini sebagai beban, berbeda bagi mereka yang memang suka dengan proses pembuatan film, edit-edit video, foto-foto, bermain peran, hal ini pasti akan sangat menyenangkan bagi mereka, bahkan bisa sampai lupa waktu dan menghabiskan waktu berjam-jam ketika melakukan proses pengambilan gambar, editing film. itu kenapa kuliah sesuai passion sangat gue rekomendasikan ketimbang kuliah kejar gengsi.

2.   Jangan terpaku pada satu universitas.
     Banyak siswa SMA yang baru lulus lebih melihat Universitasnya daripada jurusannya. apapun jurusannya yang penting Perguruan Tingginya ITU. padahal alangkah lebih baiknya jika dimanapun Perguruan Tingginya yang penting Jurusannya ITU. pengecualian untuk ujian mandiri, karena mau tidak mau kita hanya bisa memilih satu perguruan tinggi dan beberapa jurusan yang ada di perguruan tinggi tersebut. Jangan terpaku pada satu universitas ini berlaku untuk ujian bersama yang di ikuti oleh berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia. Menurut gue, ketika seseorang memilih 3 jurusan yang berbeda didalam satu universitas ketika tes bersama, kemungkinan besar yang doi kejar adalah universitasnya bukan jurusannya. emang sih gak semuanya kayak gitu, tapi pasti ada yang kayak gitu, karena gue merasakannya. Misal pilihannya seperti ini,
1. Teknik Tawuran - Universitas Lesehan
2. Analisis Friendzone - Universitas Lesehan
3. Pendidikan dan Kesehatan Jomblo - Universitas Lesehan

pilihan diatas enggak salah emang, mungkin dia gak boleh kuliah jauh jauh, yang deket rumah aja, makanya pilihannya sama semua universitasnya. Tapi balik lagi, ketika passion dia di Teknik Tawuran, alangkah baiknya pilihan dia seperti ini:
1. Teknik Tawuran - Universitas Lesehan
2. Teknik Tawuran - Universitas Super
3. Teknik Tawuran - Universitas Fatamorgana
Pilihan seperti ini yang gue rekomendasikan. tapi jarang-jarang sih orang yang ngambil kayak gitu, tapi di tes sbmptn tahun ini pilihan gue kayak gitu. jurusan yang gue ambil tahun ini adalah akuntansi, tapi di 3 universitas yang berbeda. sebenernya gue engga tau akuntansi itu passion gue atau bukan *door*

3.   Uang
      Bagi kalian yang tidak mendapatkan beasiswa bidikmisi atau beasiswa full, pasti uang adalah faktor penting dalam menunjang kuliah. pilih universitas yang sekiranya bisa dijangkau oleh kita, jangan pilih universitas yang mahal kalo kita merasa engga sanggup untuk membayar uang kuliahnya, jangan kemakan gengsi. karena lebih baik nama kita besar di universitas yang kecil karena usaha kita, daripada nama kita kecil di universitas yang besar. ngerti? ._.v

Mungkin itu adalah 3 pertimbangan untuk calon maba lucu yang mau lanjut Kuliah. kalau misalkan ada yang baca postingan ini dan punya pertimbangan lain, bisa disampaikan di kolom komentar :). Terimakasih.

Saya, Lukman Hendriya mengucapkan selamat Bulan Suci Ramadhan 1435H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam ucapan dan perbuatan, semoga Puasa kita berkah. Amiinn.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar